hai ... :D
akhirnya ... niat posting lagi meskipun jarang ada yang baca ... hehehe ...
ok lah gpp ...
jadi gini ... ceritanya gw di semester 2 ini kayanya cuman diajari 3 sub bab yaitu PPh, PPN, dan PPnBM ...
nah masalahnya ... di semester 1 kan kemarin gw di kasih banyak tp cuman pengertian sekilas doang ... nah di semester ini kyanya agak detil gt deh ... :D
well ... langsung aja yah ...
--> Pengertian PPh
PPh tuh termasuk pajak subjektif artinya pajak itu sendiri dikenakan karena ada subjeknya ---> dan telah memenuhi kriteria yang telah ditentukan dalam perpajakan ...
so ... jika tuh pajak dikenakan bukan gara2 ada subjeknya berarti bukan pajak subjective ... done!!!
--> Subjek dari Pajak Penghasilan
1. Orang Pribadi ( OP ) : tidak memandang dimana dia tinggal ( di dalam atau luar negeri ), batasan umur, jenjang sosial, dan ekonomi ... jadi berlaku untuk semua.
2. Warisan yang belum terbagi sebagai satu kesatuan menggantikan yang berhak : artinya warisan tersebut akan dikenakan pajak sebelum dibagikan ke orang yang berhak mendapatkan warisan tersebut ... dan setelah dibagikan ke yang berhak ... warisan tersebut tidak dikenai pajak lagi ...
3. Badan : berikut bentuk usaha dan non-usaha yang termasuk subjek pajak :
a. Perseroan Terbatas (PT)
b. Perseroan Komanditer (CV)
c. BUMN atau BUMD
d. Persekutuan
e. Perseroan atau perkumpulan lainya
f. Firma
g. Kongsi
h. Perkumpulan koperasi
i. Yayasan
j. Lembaga
k. Dana pensiun
l. Bentuk usaha tetap
m. Bentuk usaha lainya
dari uraian di atas kita dapat menyimpulkan bahwa pajak nggak hanya dibebankan dalam bidang usaha (Komersial), namun juga sosial, kemasyarakatan, dsb ... sehingga nggak ada alasan lagi buat badan (khususnya organisai) selain yang bergerak di bidang usaha untuk tidak membayar pajak ...
4. Bentuk Usaha Tetap :
Bentuk Usaha Tetap (BUT) adalah bentuk usaha yang digunakan oleh Orang Pribadi (OP) yang tidak bertempat tinggal di indonesia atau berada di indonesia tidak lebih dari 183 hari, dalam jangka waktu 12 bulan ... atau badan yang tidak didirikan di indonesia atau tidak bertempat tinggal di indonesia tapi usahanya atau kegiatanya tuh dijalanin di indonesia ( mungkin kyak hp buatan luar tapi dijualnya di indonesia gt kali ... )
so gw kasih contoh BUT nya deh biar ada bayangan ...
a. Tempat kedudukan manajemen.
b. Cabang perusahaan.
c. Kantor perwakilan.
d.Gedung kantor.
e. Pabrik.
f. Bengkel.
g. Pertambangan dan penggalian sumber alam, wilayah kerja pengeboran yang digunakan untuk
eksplorasi pertambangan.
h. Wilayah kerja pertambangan minyak dan bumi.
i. Perikanan, peternakan, pertanian, perkebunan, dan kehutanan.
j. Gudang.
k. Ruang untuk promosi atau penjualan.
l.
m.
n.
o.
p.
--> Jenis Subjek Pajak
cuman ada 2 kog ...
1. Subjek pajak dalam negeri
2. Subjek pajak luar negeri
rw-readmore >>>
akhirnya ... niat posting lagi meskipun jarang ada yang baca ... hehehe ...
ok lah gpp ...
jadi gini ... ceritanya gw di semester 2 ini kayanya cuman diajari 3 sub bab yaitu PPh, PPN, dan PPnBM ...
nah masalahnya ... di semester 1 kan kemarin gw di kasih banyak tp cuman pengertian sekilas doang ... nah di semester ini kyanya agak detil gt deh ... :D
well ... langsung aja yah ...
--> Pengertian PPh
PPh tuh termasuk pajak subjektif artinya pajak itu sendiri dikenakan karena ada subjeknya ---> dan telah memenuhi kriteria yang telah ditentukan dalam perpajakan ...
so ... jika tuh pajak dikenakan bukan gara2 ada subjeknya berarti bukan pajak subjective ... done!!!
--> Subjek dari Pajak Penghasilan
1. Orang Pribadi ( OP ) : tidak memandang dimana dia tinggal ( di dalam atau luar negeri ), batasan umur, jenjang sosial, dan ekonomi ... jadi berlaku untuk semua.
2. Warisan yang belum terbagi sebagai satu kesatuan menggantikan yang berhak : artinya warisan tersebut akan dikenakan pajak sebelum dibagikan ke orang yang berhak mendapatkan warisan tersebut ... dan setelah dibagikan ke yang berhak ... warisan tersebut tidak dikenai pajak lagi ...
3. Badan : berikut bentuk usaha dan non-usaha yang termasuk subjek pajak :
a. Perseroan Terbatas (PT)
b. Perseroan Komanditer (CV)
c. BUMN atau BUMD
d. Persekutuan
e. Perseroan atau perkumpulan lainya
f. Firma
g. Kongsi
h. Perkumpulan koperasi
i. Yayasan
j. Lembaga
k. Dana pensiun
l. Bentuk usaha tetap
m. Bentuk usaha lainya
dari uraian di atas kita dapat menyimpulkan bahwa pajak nggak hanya dibebankan dalam bidang usaha (Komersial), namun juga sosial, kemasyarakatan, dsb ... sehingga nggak ada alasan lagi buat badan (khususnya organisai) selain yang bergerak di bidang usaha untuk tidak membayar pajak ...
4. Bentuk Usaha Tetap :
Bentuk Usaha Tetap (BUT) adalah bentuk usaha yang digunakan oleh Orang Pribadi (OP) yang tidak bertempat tinggal di indonesia atau berada di indonesia tidak lebih dari 183 hari, dalam jangka waktu 12 bulan ... atau badan yang tidak didirikan di indonesia atau tidak bertempat tinggal di indonesia tapi usahanya atau kegiatanya tuh dijalanin di indonesia ( mungkin kyak hp buatan luar tapi dijualnya di indonesia gt kali ... )
so gw kasih contoh BUT nya deh biar ada bayangan ...
a. Tempat kedudukan manajemen.
b. Cabang perusahaan.
c. Kantor perwakilan.
d.Gedung kantor.
e. Pabrik.
f. Bengkel.
g. Pertambangan dan penggalian sumber alam, wilayah kerja pengeboran yang digunakan untuk
eksplorasi pertambangan.
h. Wilayah kerja pertambangan minyak dan bumi.
i. Perikanan, peternakan, pertanian, perkebunan, dan kehutanan.
j. Gudang.
k. Ruang untuk promosi atau penjualan.
l.
m.
n.
o.
p.
--> Jenis Subjek Pajak
cuman ada 2 kog ...
1. Subjek pajak dalam negeri
2. Subjek pajak luar negeri










